Padmavati, Film India Perang dengan cerita yang unik

Padmavati, Film India Perang dengan cerita yang unik,- Film india tiap tahun selalu menghadirkan film film terbaru dengan aktor dan aktris ternama. Tahun 2018 ini, film india yang resmi tayang adalah Padmavati. Film ini bisa Anda tonton di website streaming kesayangan kamu.


Tapi, sebelum menonton film ini, kamu bisa menyimak terlebih dahulu sinopsis dan cerita singkatnya. Hal itu dikarenakan film ini tidak cocok bagi kamu yang tidak suka film india dengan alur yang romantis dan banyak dialognya.

Ya, film ini lebih banyak dialognya dibanding aksi peperangannya. Tidak seperti film film perang kebanyakan, film ini memiliki alur cerita yang bisa dikatakan romantis dan drama. Nah, bagaimana cerita singkatnya ? Simak ceritanya berikut ini.

Padmavati menjadi film perang klasik terbaik

Dalam cerita ini, tokoh utama bernama Padmavati adalah seorang putri dari raja kerajaan Sinhala. Ia memiliki kecantikan yang memesona yang bahkan melebihi sinar rembulan. Dalam kisahya, Padmavati mempunyai kecerdasaan, cekatan dan juga gemar berburu.

Suatu ketika datanglah raja Ratan Singh ke kerajaan Sinhala untuk mencari mutiara atas permintaan istrinya di instana. Mutiara tersebut hanya bisa ditemukan di Sinhala. Ketika sampai di Sinhala, Raja Ratan Singh memulai perjalanan dengan berburu rusa untuk dijadikan santapan.

Tak disangka, disebuah hutan dimana Padmavati yang melakukan perburuan juga sedang mengejar rusa yang sama seperti yang dikejar oleh Raja Ratan Singh. Pertemuan mereka pun dimulai ketika Padmavati salah melesatkan anak panah yang justru mengenai Raja Ratan Singh.

Awal pertemuan yang sedikit tidak biasa menurut saya, tapi ini adalah hal yang unik dalam sebuah film. Anak panah dari Padmavati untungnya tidak mengenai jantung, sehingga Ia masih bisa diselamatkan. Setelah beberapa waktu berada di Sinhala, Padmavati pun jatuh cinta kepada Ratan Singh.

Keduanya pun menikah dan atas ijin Raja Sinhala, Padmavati diijinkan tinggal bersama Raja Ratan Singh ke kerajaannya di Mewar. Setelah di Mewar, hubungan keduanya baik baik saja hingga ada seorang pendeta kerajaan yang ternyata mengintip Sang raja dan ratu ketika berdua duaan. Karena ketahuan, pendeta ini pun di usir dari istana.

Disamping cerita, ada seorang sultan ambisius yang berasal dari kerajaan Delhi. Sebelum menjadi sultan, Ia adalah seorang panglima perang yang sangat dipercaya pamannya dalam memberontak kepada kesultanan Delhi. Setelah pamannya menjadi raja Delhi, Allaudin pun diangkat menjadi menantunya setelah menikahi putrinya.

Panglima perang yang bernama Allauddin ini adalah seseorang yang gila akan jabatan dan juga wanita. Ia bahkan berkhianat kepada pamannya dengan merebut tahta kekuasaannya di Delhi dan membunuhnya.

Setelah beberapa lama berkuasa di Delhi, Allauddin dipertemukan dengan seorang pendeta yang datang dari kerajaan Mewar. Ia mencari sekutu untuk membalas dendam kepada raja Ratan Singh karena telah mengusirnya. Pendeta ini berhasil menghasut Allauddin dengan menceritakan kecantikan seorang Padmavati.

Karena Allauddin memiliki sifat gila wanita cantik meski sudah beristri, Ia pun berencana merebut Padmavati dengan melakukan peperangan. Memang sedikit aneh, sebuah perang dilakukan hanya karena Sang Allauddin yang ingin merebut Padmavati.

Namun, dalam film ini keindahan wajah Padmavati belum pernah dilihat oleh Allauddin. Karena sangat penasaran, Allauddin rela mengorbankan segalanya untuk melihat dan memiliki Padmavati. Raja Ratan Singh pun tidak pernah mengijinkan seorang pendosa melihat wajah istrinya.

Karena cinta, kesetiaan dan juga kesucian, Ratan Singh rela mati di medan perang demi menjaga keindahan wajah istrinya dari Allauddin. Dalam akhir cerita, Ratan Singh mati dimedan perang, namun Allauddin tetap tidak bisa melihat wajah Padmavati. Hal itu dikarenakan Padmavati melakukan upacara Jauhar, yakni upacara bunuh diri demi menjaga kehormatan tanah Rajput.

Dalam film ini mengandung pesan yang sangat dalam, terutama bagi mereka yang sudah memiliki istri. Jagalah kesuciannya dan jangan mengumbar kecantikan kepada khalayak umum.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*