Konfigurasi Router Pada Debian

Konfigurasi Router Pada Debian 6 | BloggerDeso251 Untuk dapat membangun sebuah jaringan dan saling berbagi sumber daya, maka dibutuhkan sebuah perangkat jaringan. Salah satu perangkat jaringan yang memegang peranan penting adalah router. Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk membagi protokol kepada user atau pengguna jaringan yang lainnya.

Tutorial Konfigurasi Router Pada Debian
Tutorial Konfigurasi Router Pada Debian

Tanpa adanya router maka jaringan komputer tidak dapat dibentuk dengan banyak pengguna. Mungkin tanpa router jaringan bisa dibentuk dengan hanya menggunakan Hub, tapi hanya beberapa perangkat saja. Khusus pada kali saya akan membahas mengenai cara konfigurasi router supaya perangkat jaringan ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Cara Konfigurasi Router

Perlu kamu ketahui bahwa kali ini saya akan menjelaskan cara konfigurasi router dengan menggunakan Operating System debian 6. Oke langsung saja kita mulai langkah langkah untuk mengkonfigurasi router pada debian 6.

1. Langkah pertama adalah login terlebih dahulu

2. Selanjutnya adalah ketik perintah berikut : nano /etc/network/interface. Lalu tekan enter

3. Setelah tekan enter akan muncul tampilan kurang lebih seperti berikut:

Langkah Langkah Konfigurasi Router Pada Debian

Kemudian editlah tampilan tersebut dengan menuliskan perintah atau syntax dibawahnya dengan kode sebagai berikut. Kalian bisa menyesuaikan alamat address dan IP sesuai pengaturan yang kalian inginkan.
iface eth1 inet static
address 192.168.100.1
netmask 255.255.255.0
iface eth0:0 inet static
address 172.16.1.1
netmask 255.255.255.0
Jika kamu bingung dengan sintaks diatas, baiklah saya akan menjelaskannya. Jika kamu menggunakan LAN Card lebih dari 1 maka harus menambahkan eth1. Kalaupun LAN Cardnya ditambah lagi maka tambahkan eth2. Untuk eth0 itu adalah eth virtual yang mana ethernet ini tidak menggunakan LAN card sebagai penghubungnya tetapi hanya sebagai bayangan saja. Setelah mengeditnya, silakan save dan exit.

4. Langkah ke empat adalah masukkan perintah nano/etc/sysctl.conf , kemudian enter. Setelah itu akan muncul beberapa interface syntak dan cari lah syntax berikut ini :

# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv4
#net.ipv4.ip_forward=1
Setelah ketemu silakan hapus tanda pagar pada script #net.ipv4.ip_forward=1 dan akan menjadi net.ipv4.ip_forward=1
Setelah selesai silakan save dan exit.

5. Langkah kelima adalah masukkan perintah atau syntax berikut : nano /etc/resolv.conf. Kemudian tekan tombol enter. Setelah enter akan muncul interface sebuah script yang berisi :

search domain.com
nameserver 192.168.10.2
Silakan edit script diatas dengan kode berikut ini, atau kamu bisa sesuaikan dengan pengaturan IP sendiri.
nameserver 192.168.10.2 (ini adalah kode eth0)
nameserver 192.168.100.1 (baris ini merupakan eth1)
nameserver 172.16.1.1 (baris terakhir ini adalah eth virtual)
Setelah diedit silakan save dan exit.

6. Langkah ke enam adalah masukkan perintah nano /etc/rc.local
Setelah itu akan muncul sebuah tampilan script. Kemudian, tambahkan script diantara #By default this script does nothing dan exit 0. Script tersebut adalah echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward iptables -t -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE. Jika digabungkan hasilnya akan seperti ini :

#By default this script does nothing
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward iptables -t -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
exit 0
Fungsi script diatas adalah untuk mengaktifkan firewall pada eth0. Setelah itu save dan exit.

7. Langkah terakhir adalah restart Networking supaya pengaturan diatas dapat diaktifkan. Caranya adalah dengan menggunakan perintah berikut: /etc/init.id/networking restart

Demikian lah cara konfigurasi router pada debian 6, jika ada yang tidak jelas silakan komentar dibawah blog ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*